petropolisinc.org – Aksi Bersih Mandiri yang diadakan oleh Bank Mandiri menggambarkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan lingkungan hidup. Selama 27 tahun beroperasi, bank ini terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Aksi Bersih Mandiri merupakan gerakan kolektif yang bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi sungai, waduk, hutan mangrove, dan pantai.
Pada akhir pekan lalu, program ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Sungai Deli di Medan pada Sabtu (4/10) dan Tanjung Uma di Batam pada Minggu (5/10). Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 peserta, termasuk karyawan Bank Mandiri, mahasiswa dari Mapala Poltek Batam, Tim World Clean Up Day, dan masyarakat setempat. Secara nasional, aksi ini diadakan di 27 titik strategis di seluruh Indonesia, melibatkan lebih dari 1.350 peserta.
I Gede Raka Arimbawa, Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi perairan sebagai sumber kehidupan, termasuk penyediaan air bersih dan pengendalian banjir. Melalui program ini, Bank Mandiri berharap untuk mendorong ketahanan ekonomi wilayah serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.
Inisiatif ini juga berkolaborasi dengan Waste4Change, perusahaan pengelolaan limbah yang telah mengelola 12.000 ton limbah per tahun, untuk memastikan pengelolaan sampah yang lebih efektif. Aksi Bersih Mandiri sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diimplementasikan oleh bank.
Dengan program ini, Bank Mandiri tidak hanya berkontribusi di sektor finansial, tetapi juga mengupayakan solusi nyata untuk kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Bank ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem yang lebih hijau dan berkelanjutan.