petropolisinc.org – Peluncuran iPhone Pocket dari Apple, kolaborasi dengan desainer Issey Miyake, telah memicu kritik tajam di kalangan konsumen. Diluncurkan pada 12 November 2023, produk ini ditawarkan dalam dua varian, yaitu tali pendek seharga USD 149,95 (sekitar Rp 2,3 juta) dan tali panjang seharga USD 229,95 (sekitar Rp 3,5 juta). Kritikus menilai harga ini jauh lebih tinggi dibandingkan aksesori lain yang diluncurkan Apple sebelumnya, yang hanya dibanderol USD 59.
Kantong minimalis ini, yang disebut sebagai aksesori premium, diklaim Apple sebagai “cara terindah untuk membawa iPhone Anda.” Meskipun demikian, konsumen merasa bahwa harga yang ditetapkan tidak sejalan dengan fungsionalitas produk. Sebagian besar respon menunjukkan keterkejutan terhadap ketidakseimbangan antara biaya dan nilai penggunaan, terutama ketika dibandingkan dengan kaus kaki yang dijual seharga Rp 23 ribu.
Direktur desain Issey Miyake, Yoshiyuki Miyamae, berkomentar tentang produk ini, menyatakan bahwa itu “mengeksplorasi konsep kegembiraan memakai iPhone dengan cara yang unik.” Namun, pandangan ini tampaknya tidak sejalan dengan tanggapan publik yang lebih kritis terhadap penetapan harga dan nilai yang dirasakan.
Sementara perusahaan mengalami kegelisahan pasar terkait produk ini, respons tersebut mencerminkan dilema yang sering dihadapi perusahaan besar dalam menciptakan inovasi dengan nilai yang bisa diterima konsumen. Menarik untuk melihat bagaimana Apple dan Issey Miyake akan merespons kritik ini dan apakah strategi pemasaran mereka akan berevolusi di masa mendatang.