petropolisinc.org – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai InJourney, mengumumkan rencananya untuk mentransformasi lima bandara besar di Indonesia pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengintegrasikan konsep budaya dan alam ke dalam desain bandara. Sebelumnya, InJourney telah berhasil menerapkan konsep serupa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Transformasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para pengguna bandara serta meningkatkan daya tarik wisata di masing-masing lokasi. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk memajukan infrastruktur pariwisata di Indonesia dan menjadikan negara ini sebagai destinasi unggulan di kawasan Asia Tenggara.
Dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, InJourney bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk arsitek dan ahli budaya, untuk memastikan bahwa setiap elemen desain dapat mencerminkan kekayaan budaya lokal. Proyek ini diharapkan bukan hanya akan memperbaiki fasilitas tetapi juga memperkaya pengalaman pengunjung, memberikan mereka suasana yang lebih nyaman dan ramah.
Dengan adanya inisiatif ini, InJourney berkomitmen untuk mengedepankan kearifan lokal dan keberlanjutan, mengingat pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus memenuhi kebutuhan modern. Rencana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian setempat dengan meningkatkan jumlah wisatawan yang menggunakan bandara tersebut.
Secara keseluruhan, langkah ini menunjukkan dedikasi InJourney dalam mengembangkan sektor aviasi dan pariwisata di Indonesia, menjadikannya lebih relevan dengan budaya dan alam yang ada.