petropolisinc.org – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menegaskan bahwa Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta memegang peranan penting dalam kelancaran arus ekspor-impor, serta mendukung sistem logistik dan perdagangan nasional. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta.
Diana menjelaskan, Bea Cukai Soekarno-Hatta bukan hanya bertindak sebagai pengumpul penerimaan negara, tetapi juga sebagai fasilitator perdagangan dan pelindung industri. Operasional yang efisien di bandara ini berpengaruh langsung terhadap dunia usaha dan kelancaran logistik nasional. “Kecepatan layanan dan kepastian prosedur sangat bergantung pada Bea Cukai,” ucapnya.
Dalam situasi ini, Kadin DKI mencatat adanya peningkatan volume perdagangan internasional dan dinamika regulasi global yang menimbulkan tantangan dalam pelayanan kepabeanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem dan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha agar arus barang dapat terjaga dengan baik.
Wakil Ketua Umum Kadin DKI Bidang Transportasi, Logistik, dan Kepelabuhanan, Adrian Dwitomo, menambahkan bahwa Bea Cukai harus dilihat lebih sebagai instrumen negara dalam menjaga kedaulatan ekonomi, bukan sekadar sebagai lembaga administratif. “Reformasi dalam sistem dan layanan digital diperlukan untuk mendukung kolaborasi yang lebih baik dengan dunia usaha,” ujarnya.
Kadin DKI Jakarta pun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Bea Cukai dan pemerintah, dengan harapan menghasilkan layanan kepabeanan yang lebih efisien dan transparan. Adrian juga menekankan bahwa kolaborasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha akan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.