petropolisinc.org – Spesies kodok langka baru bernama katak “pustular” telah ditemukan, menampilkan ciri khas benjolan-benjolan berwarna cerah. Berbeda dengan katak pada umumnya yang bertelur, spesies ini memiliki perilaku unik dengan melahirkan anakan mereka secara langsung. Penemuan ini mengubah pemahaman tentang reproduksi amfibi, di mana umumnya proses reproduksi berlangsung melalui tahap telur dan berudu.
Ditemukan di sejumlah lokasi di London, katak pustular menunjukkan cara reproduksi yang sangat menarik. Menurut Dr. Mark Scherz, ahli herpetologi dari Museum Sejarah Alam Denmark, pembuahan terjadi di dalam tubuh induk, di mana embrio berkembang hingga menjadi katak kecil sebelum dilahirkan. Ini menandai langkah evolusi yang tidak biasa dalam dunia amfibi.
Dalam penelitian yang dikepalai oleh Christian Thrane, penulis utama studi ini, terungkap bahwa induk katak pustular dapat melahirkan lebih dari 100 embrio sekaligus. Temuan ini mencerminkan potensi spesies ini dalam meningkatkan populasi mereka, meskipun secara keseluruhan, keberadaan katak pustular masih terancam oleh hilangnya habitat dan faktor lingkungan lainnya.
Studi ini membuka wawasan baru dalam biologi evolusi, sekaligus meluruskan kesalahpahaman umum mengenai reproduksi amfibi. Diharapkan, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam mengenai spesies ini, serta bagaimana cara melindungi mereka agar tidak punah. Penemuan ini tentu menjadi langkah penting bagi pelestarian keanekaragaman hayati di dunia.