petropolisinc.org – Kisah perjuangan Marc Marquez hampir pensiun karena kerusakan mata kini berujung pada pencapaian yang luar biasa, yakni menyamai gelar juara dunia Valentino Rossi. Marc Marquez berhasil mengamankan gelar Juara Dunia MotoGP 2025 di Jepang, menambah koleksi sembilan gelar juara dunianya.
Dalam perjalanan karirnya, Marquez menghadapi berbagai tantangan, termasuk cedera serius yang mengancam kariernya. Pada tahun 2011, ia mengalami kecelakaan parah di Sirkuit Sepang yang mengakibatkan diplopia, atau gangguan penglihatan ganda. Kecelakaan ini tidak hanya menghambat upayanya meraih gelar Moto2, tetapi juga memaksanya menjalani operasi.
Delapan tahun kemudian, pada Juli 2020, Marquez mengalami patah tulang humerus saat balapan di MotoGP Spanyol, yang mengharuskannya menjalani empat kali operasi hingga pemulihan penuh di 2023. Selama masa pemulihan, masalah penglihatan ganda muncul kembali, memaksanya absen dari beberapa balapan.
Cedera tersebut tidak mematahkan semangat Marquez. Pada November 2021, dia kembali mengalami masalah mata saat latihan, yang mengakibatkan ia terpaksa absen dari dua seri terakhir. Kecelakaan di MotoGP Mandalika 2022 juga memicu kambuhnya gangguan tersebut.
Terlepas dari berbagai rintangan, Marquez menunjukkan ketahanan luar biasa dan berhasil tampil kompetitif di musim 2025. Di usia 32 tahun, dedikasi dan semangat juangnya membawa pembalap ini kembali ke jalur kemenangan, menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP. Kisah Marquez adalah contoh nyata dari keberanian dan tekad dalam menghadapi tantangan yang berat.