petropolisinc.org – Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan oleh Polri mencatat sebanyak 251 kecelakaan lalu lintas hingga hari ke-11, dengan total 17 orang meninggal dunia. Laporan ini diumumkan oleh Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Marupa Sagala, pada hari Senin, 23 Maret 2026.
Menurut Marupa, dari 251 insiden tersebut, 28 orang mengalami luka berat dan 48 orang luka ringan, dengan kerugian material mencapai lebih dari Rp314 juta. Penegakan hukum lalu lintas juga menunjukkan adanya 11 pelanggaran, yang terdiri dari 5 pelanggaran melalui sistem elektronik dan 6 pelanggaran non-elektronik, serta 5 teguran kepada pengguna jalan.
Marupa mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, memastikan kondisi kesehatan yang optimal, dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Dalam data lalu lintas yang tercatat pada Minggu, 22 Maret 2026, sebanyak 168.159 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui empat gerbang tol utama. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 65,79 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal serta meningkat 2,06 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025.
Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 122.994, mengalami penurunan 3,66 persen dibandingkan kondisi normal. Namun, angka ini menggambarkan kenaikan 3,73 persen dibandingkan dengan tahun lalu selama periode Lebaran. Polisi terus memantau situasi lalu lintas untuk menjaga keselamatan masyarakat selama Operasi Ketupat ini.