petropolisinc.org – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, baru-baru ini mengukuhkan 460 anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dasawisma di Jakarta Utara sebagai kader Gerakan Pilah Sampah (GPS). Acara tersebut diadakan untuk mendukung program pengelolaan sampah yang lebih baik di wilayah tersebut.
Dalam keterangan resminya, Hanif menyatakan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari peta jalan pengelolaan sampah di Jakarta Utara, yang merupakan inisiatif Pemerintah Kota setempat. Ia juga menyoroti pentingnya komitmen terhadap lingkungan, yang sebelumnya telah dideklarasikan di Sekolah Adiwiyata. Hanif mengungkapkan, saat ini, tingkat pengolahan sampah organik di Jakarta Utara masih berada di bawah 10 persen, jauh dari target nasional yang mencapai 51 persen.
Menteri Hanif mengungkapkan harapannya bahwa gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlunya memilah sampah. Ia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan inisiatif ini. Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menambahkan bahwa peran kader GPS sangat penting dalam mengurangi volume sampah yang mencapai 1.396,42 ton per hari, dengan sebagian besar berasal dari sisa makanan dan limbah dapur rumah tangga.
Para kader diketahui bertugas memberikan edukasi tentang pentingnya memilah sampah, melakukan pendataan pemilahan di rumah tangga, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra, menyambut baik langkah ini, menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan sehari-hari. Dengan pengukuhan ini, diharapkan masyarakat di Jakarta Utara semakin peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.