petropolisinc.org – Kisah kekaguman Aya Ohori dan Saina Nehwal terhadap Taufik Hidayat, legenda bulu tangkis asal Indonesia, menarik perhatian banyak pencinta olahraga. Keduanya, yang dikenal sebagai pebulu tangkis cantik dunia, mengungkapkan betapa besarnya pengaruh Taufik dalam karier mereka.
Saina Nehwal, mantan tunggal putri nomor satu dunia dari India, mulai mengagumi Taufik sejak usia sepuluh tahun. Ia menganggap Taufik sebagai seniman lapangan, yang memadukan ketampanan dengan kemampuan teknik yang luar biasa. Pukulan backhand ikoniknya sering kali menjadi senjata mematikan yang membuat lawan terperangkap. Saina, yang telah merebut 24 gelar internasional dan meraih medali perunggu di Olimpiade London 2012, secara konsisten menyampaikan rasa hormatnya terhadap Taufik melalui media sosial.
“Dia adalah pemain favorit saya. Saya suka Taufik karena memiliki pukulan-pukulan yang bagus,” kata Saina, menegaskan bahwa gaya bermain Taufik yang elegan namun efektif tetap menjadi tolok ukur bagi para pemain saat ini.
Di sisi lain, Aya Ohori, mantan tunggal putri asal Jepang, juga mengakui keterpesonannya terhadap Taufik. Ia menilai pesonanya di lapangan memberikan inspirasi bagi banyak pebulu tangkis muda. Bagi Aya, Taufik tidak hanya sekadar atlet, melainkan sosok yang mengubah paradigma dalam dunia bulu tangkis.
Melalui pengakuan ini, terlihat bahwa Taufik Hidayat memiliki dampak yang besar tidak hanya dalam prestasi olahraga Indonesia, tetapi juga dalam menginspirasi generasi pemain bulu tangkis dunia. Keberadaan sosoknya menjadi pendorong bagi para atlet untuk mengejar prestasi di kancah internasional.