petropolisinc.org – Pemakaman Juwono Sudarsono, mantan Menteri Pertahanan Indonesia, berlangsung dengan penuh haru di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 29 Maret 2026. Dalam prosesi tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran keluarga, kolega, dan kerabat almarhum menambah suasana emosional saat mereka melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Upacara pemakaman dilaksanakan secara militer, mencerminkan jasa-jasa Juwono bagi bangsa. Sebelum pemakaman, riwayat hidup almarhum dibacakan, memberikan penghormatan khusus kepada kontribusinya selama menjabat. Prosesi ini dikemas dengan adat ketentaraan, di mana penampilan yang khidmat menggambarkan rasa hormat kepada sosok yang dikenal oleh banyak orang.
Juwono Sudarsono meninggal dunia pada usia 84 tahun di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 28 Maret 2026, setelah lama menderita penyakit. Sebelum pemakaman, jenazahnya disemayamkan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, sehingga dapat memberi kesempatan kepada kolega dan masyarakat untuk memberikan penghormatan.
Begitu prosesi selesai, tangisan keluarga terdengar ketika mereka meletakkan bunga di atas makam. Kepergian Juwono menjadi kehilangan besar bagi banyak pihak, terutama dalam konteks kepemimpinan dan kontribusinya terhadap pertahanan nasional. Momen bersejarah ini menandai akhir dari perjalanan hidup seorang tokoh yang penuh inspirasi dan dedikasi.