petropolisinc.org – Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana merekrut 1.000 pramudi Mikrotrans untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di Jakarta. Inisiatif ini dicanangkan oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal, sesuai penjelasan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, saat audiensi dengan pihak Transjakarta.
Proses rekrutmen ini diprioritaskan bagi calon pramudi yang berasal dari Jakarta Barat, bertujuan untuk memastikan mereka memenuhi standar kompetensi profesional yang ditetapkan oleh Transjakarta. Dalam upaya memaksimalkan keamanan dan kenyamanan penumpang, Iin meminta agar Transjakarta memperhatikan perlindungan terhadap pengguna transportasi, terutama kelompok rentan dari segala bentuk kekerasan atau pelecehan.
Direktur Keuangan, SDM, dan Dukungan Bisnis PT Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperbarui jajaran pramudi, mengingat banyak pramudi yang telah memasuki usia di atas 55 tahun. Rekrutmen ini sepenuhnya dibiayai oleh dana CSR melalui Baznas DKI Jakarta, di mana peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti pemeriksaan kesehatan, psikotes, dan pendidikan di Transjakarta Academy.
Kriteria pendaftar mencakup kewarganegaraan DKI Jakarta, usia antara 22 hingga 45 tahun, dan pendidikan minimal SMA. Peserta akan menjalani pelatihan intensif selama empat hari, meliputi pembinaan mental, teknik mengemudi, dan etika komunikasi. Transjakarta menargetkan 30 persen dari kuota pramudi adalah perempuan, dengan total 13 lulusan perempuan dari angkatan pertama yang dinilai kompeten.
Sosialisasi terkait rekrutmen ini akan dilakukan di delapan kecamatan di Jakarta Barat, dimulai pada 16 hingga 17 April 2023. Pendaftaran tidak dibatasi kuota wilayah tertentu, tetapi semua peserta harus menjalani uji kompetensi.