petropolisinc.org – Indonesia dikenal sebagai penghasil atlet sepak takraw berkualitas, terutama dari provinsi Riau. Pada SEA Games 2023 di Kamboja, dua atlet asal Riau, Muhammad Hafiz dan Wan Annisa, berhasil menyumbangkan medali emas, perak, dan perunggu untuk kontingen Indonesia. Fenomena ini tidak terlepas dari peran Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Pengprov PSTI) Riau, Rudianto Manurung, yang baru-baru ini terpilih kembali untuk periode 2025-2029.
Rudianto, yang menjabat sejak 2021, menyadari tantangan yang dihadapi organisasi ketika pertama kali menggantikan kepengurusan sebelumnya yang nyaris vakum. Ia mulai membangkitkan semangat atlet dengan mengunjungi berbagai kabupaten di Riau untuk memperkuat pembinaan. Dalam upayanya, Rudianto memprioritaskan pelatihan berjenjang dan kompetisi lokal untuk menggali potensi atlet muda.
Dengan pendekatan lapangan, ia sering terlihat berdialog dengan pelatih dan memantau latihan atlet di bawah terik matahari. Meskipun tidak mencari perhatian, Rudianto secara pribadi menggunakan dana pribadinya untuk membantu transportasi dan perlengkapan atlet. Sikapnya yang mengutamakan kepentingan bersama membuat banyak pengurus daerah memberikan dukungan terhadap ambisinya menjadi Ketua Umum PB PSTI.
Dukungan untuk Rudianto menjelang Musyawarah Nasional (Munas) PB PSTI bulan depan terus meningkat, mencapai lebih dari 50 persen dari pengurus daerah. Dia berharap dapat membawa sepak takraw Indonesia ke level dunia, termasuk menjuarai Kejuaraan Dunia ISTAF dan King’s Cup. Dengan pencapaian yang telah diraih, Rudianto tetap menekankan pentingnya kerja sama dan mengakui kontribusi pendahulunya dalam olahraga ini.