petropolisinc.org – Proses pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, resmi dimulai oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu pagi. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengimbau kepada pengendara untuk tidak berhenti atau melambatkan kendaraan saat melewati area pembongkaran. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di lokasi tersebut.
Syafrin menekankan bahwa situasi lalu lintas dapat terhambat jika pengendara berhenti untuk melihat proses pembongkaran, yang diperkirakan memakan waktu satu hari untuk setiap tiang. Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas, pihak Dinas Perhubungan telah menyiagakan 15 personel setiap harinya.
Proses pembongkaran dilaksanakan pada malam hari, dari pukul 23.00 hingga 05.00 WIB, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas siang hari. Anggaran yang dialokasikan untuk pembongkaran ini mencapai Rp254 juta bagi total 109 tiang yang akan dibongkar. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, juga mengungkap rencana penataan kawasan setelah pembongkaran. Penataan akan mencakup pembuatan taman, pedestrian, dan selokan dengan anggaran sekitar Rp102 miliar.
Pramono optimis bahwa penataan ini akan meningkatkan estetika dan fungsi Jalan HR Rasuna Said, serta berpotensi mengurangi kemacetan yang sering terjadi di area tersebut. Pembongkaran dan penataan ini merupakan langkah penting untuk memperbaiki infrastruktur kota dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.