petropolisinc.org – Program magang berbayar bagi lulusan perguruan tinggi yang baru diluncurkan pemerintah berpotensi besar untuk menghasilkan talenta digital yang mendorong akselerasi digital di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada acara AI Innovation Summit 2025 di Jakarta pada hari Selasa.
Airlangga menyebutkan bahwa program ini merupakan salah satu dari delapan program dalam Paket Ekonomi 2025 yang bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi. Program magang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang lulus dalam waktu maksimal satu tahun dan diharapkan dapat menampung 20 ribu peserta dengan dukungan uang saku setara upah minimum provinsi selama enam bulan. Untuk pelaksanaan program ini, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp198 miliar.
Dia menjelaskan, digitalisasi kini sudah menjangkau hampir semua disiplin ilmu, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri digital sangatlah penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan banyak talenta digital yang kompetitif di pasar kerja.
Selain upaya pengembangan sumber daya manusia, pemerintah juga fokus pada penguatan ekosistem ekonomi digital, termasuk pemberdayaan UMKM berbasis digital. Salah satu contoh adalah penyediaan co-working space di Tanah Abang dan Blok M, yang direncanakan akan diperluas ke 15 kota lainnya.
Secara regional, Indonesia mengambil peran penting dalam menyusun ASEAN Digital Economy Framework Agreement, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital ASEAN hingga dua triliun dolar AS pada 2030. Airlangga menegaskan pentingnya kebijakan inklusif untuk memastikan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam pengembangan ekonomi digital.