petropolisinc.org – Aprilia Racing memberikan peringatan keras kepada pembalapnya, Jorge Martin, menjelang MotoGP 2026. Direktur Teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini, menyampaikan bahwa Martin harus bersiap menghadapi tantangan berat di awal musim akibat cedera serius yang mengganggu masa adaptasinya sepanjang tahun 2025.
Pada tahun 2025, Martin hanya mampu berkompetisi dalam enam dari 20 grand prix yang diadakan, setelah mengalami empat cedera besar sejak pra-musim. Cedera ini mengakibatkan waktu adaptasinya dengan motor RS-GP sangat terbatas, meskipun motor tersebut telah terbukti kompetitif di tangan rekan satu timnya, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez.
Hasil terbaik yang diraih Martin sepanjang musim ini adalah finis di posisi keempat pada MotoGP Hungaria. Namun, perjuangannya kian berat setelah mengalami patah bahu akibat tabrakan dengan Bezzecchi di Jepang, yang memaksanya absen hingga seri penutup di Valencia.
Sterlacchini mengungkapkan bahwa situasi Martin sangat sulit, terutama karena pelatihan dan pembelajarannya terpuut oleh serangkaian cedera. Ia mencatat bahwa tantangan ini semakin rumit mengingat saat Martin kembali ke lintasan, performa Bezzecchi berada di puncaknya. Untuk seorang juara dunia seperti Martin, menghadapi kenyataan terpaksa berjuang merebut kembali performa terbaik bukanlah hal yang mudah.
Melihat kondisi ini, tim Aprilia berharap agar Martin dapat segera kembali dalam kondisi optimal untuk menghadapi tantangan musim berikutnya di MotoGP. Penanganan yang baik dan pemulihan cepat menjadi kunci agar Martin dapat bersaing kembali di level tertinggi.