petropolisinc.org – Indonesia mencatatkan prestasi gemilang pada hari pertama ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, dengan atlet balap sepeda Nurfendi berhasil meraih medali emas pertamanya. Nurfendi mencapai waktu 41 menit 59,763 detik dalam nomor men’s time trial B klasifikasi MB2, mengungguli pesaingnya yang merupakan atlet asal Thailand, Yokphanitchakit Surachai.
Pelatih tim para sepeda Indonesia, Erik Suprianto, merasa bangga atas pencapaian Nurfendi yang melebihi target yang telah ditetapkan. Ia menyatakan, “Alhamdulillah, hasil ini optimal kami raih, padahal tidak ditargetkan sebelumnya.” Keberhasilan ini menambah semangat tim Indonesia, yang berharap bisa meraih lebih banyak medali di ajang ini.
Selain Nurfendi, atlet Indonesia lainnya, Vanza Mifthahul Jannah, juga meraih prestasi gemilang dengan memenangkan medali emas di nomor women’s time trial B klasifikasi WB2. Vanza menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 34 menit 55,16 detik, mengalahkan atlet Malaysia, Nur Azlia Syafinah, yang mencatatkan waktu 35 menit 38,432 detik.
ASEAN Para Games 2025 merupakan kesempatan bagi atlet disabilitas dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk menunjukkan kemampuan dan semangat juang mereka. Kedua medali emas yang diraih pada hari pertama ini menjadi sinyal positif bagi delegasi Indonesia dalam mengejar target medali di seluruh cabang olahraga. Semoga prestasi ini dapat memacu motivasi lebih besar bagi atlet lainnya.
Dengan catatan awal yang menggembirakan, Indonesia diharapkan bisa melanjutkan semangat juang ini dalam pertandingan yang akan datang selama penampilan mereka di ASEAN Para Games 2025.