petropolisinc.org – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengungkapkan potensi besar kawasan Pecinan Glodok yang kaya akan budaya dan warisan untuk diintegrasikan dengan Kota Tua dalam satu payung pariwisata. Ia menyampaikan bahwa sinergi ini akan meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan kedua kawasan tersebut.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Iin menjelaskan bahwa Pecinan Glodok menawarkan berbagai pernak-pernik serta kuliner khas yang menarik bagi para wisatawan. “Banyak suvenir yang bisa dinikmati oleh pengunjung, baik dari dalam Jakarta maupun luar kota,” ujarnya. Ia menambahkan, integrasi ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan menarik.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, juga memberikan perhatian pada tantangan yang dihadapi dalam proses integrasi ini, seperti masalah parkir liar yang perlu diatasi. Ia percaya bahwa jika kawasan ini tertata dengan baik, jumlah kunjungan dapat meningkat, bahkan melampaui destinasi wisata terkenal lainnya, seperti Malaka di Malaysia.
Rano menyebutkan bahwa penataan kawasan harus dilakukan secara bertahap, dengan fokus awal pada revitalisasi Kota Tua. Setiap harinya, kawasan Kota Tua dapat menerima hingga 2,5 juta pengunjung dari berbagai moda transportasi. Ia menilai, jika Pecinan Glodok lebih terorganisir, kawasan ini dapat menjadi alternatif penginapan yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua.
Melalui langkah-langkah strategis ini, pemerintah DKI Jakarta berupaya untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisata, yang diyakini akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat serta pelaku industri pariwisata setempat.