petropolisinc.org – Mahasiswa asal Indonesia, Davon Arjunaidi, kini menjadi sorotan berkat inisiatifnya dalam menggagas Indonesia American Games (IAG) 2026. Pria berusia 20 tahun yang sedang menempuh pendidikan di Chicago, Amerika Serikat, ini merancang ajang olahraga internasional yang akan menghimpun ribuan diaspora dan mahasiswa Indonesia dari 24 negara bagian di AS. Rencananya, IAG 2026 akan berlangsung di Chicago pada 19 hingga 21 Juni 2026.
Davon, yang merupakan alumnus SMAK 6 Penabur, mengawali perjalannya ke Chicago dengan menghadapi dilema besar terkait karir. Ia sempat memenuhi harapan orang tuanya untuk menjadi dokter dengan diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Namun, setelah hanya tiga hari mengikuti orientasi, ia menyadari bidang tersebut bukanlah pilihannya.
“Setelah tiga hari ikut OSPEK, saya memutuskan keluar karena saya merasa itu bukan pilihan hidup saya, melainkan keinginan orangtua,” ungkap Davon. Ia kemudian beralih untuk mengejar beasiswa di DePaul University Chicago di bidang Finance. Chicago dipilihnya sebagai lokasi yang strategis untuk mendalami ilmu keuangan mengingat statusnya sebagai pusat finansial dunia.
Selain fokus pada studinya, Davon juga mendedikasikan waktu untuk merancang IAG 2026. Ajang ini tidak hanya untuk kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antar diaspora Indonesia di luar negeri. IAG 2026 akan melibatkan delapan cabang olahraga, termasuk Atletik, Bulutangkis, Catur, dan Bola Basket. Dukungan dari National Olympic Committee (NOC) Indonesia pun diharapkan dapat memberikan legitimasi dan memperkuat penyelenggaraan acara ini.