petropolisinc.org – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 10 Januari 2026 dan direncanakan berlangsung hingga 19 Juli 2026, sebagai upaya mendukung pembangunan sistem tata air di kawasan tersebut.
Perubahan jalan yang awalnya dua lajur kini ditetapkan menjadi satu arah. Pekerjaan ini dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk di depan Kyabin Studios, Kopi Kenangan, dan showroom BYD. Dalam pengumuman resmi, Dishub menyatakan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meminimalisir kemacetan dan memastikan kelancaran lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.
Dishub mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan mengikuti petunjuk rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang di sepanjang Jalan Haji Nawi. Diharapkan, perubahan ini dapat mengurangi potensi kemacetan di kawasan itu, terutama di jam-jam sibuk. Situasi lalu lintas di area tersebut akan terus dipantau oleh petugas untuk memastikan kelancaran selama masa rekayasa lalu lintas.
Pembangunan sistem tata air di Jakarta merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya pembenahan ini, diharapkan Jakarta dapat mengatasi permasalahan saluran air dan banjir yang sering melanda.
Dengan perubahan ini, masyarakat diharapkan dapat bersabar dan menyesuaikan diri dengan kondisi lalu lintas yang baru. Dishub DKI Jakarta berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada publik terkait perkembangan dan tahapan konstruksi yang akan dilakukan.