petropolisinc.org – Program Magang Nasional yang berlangsung selama enam bulan diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi lulusan baru perguruan tinggi sebelum mereka terjun ke dunia kerja. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan harapannya dalam sebuah pernyataan di Yogyakarta, pada hari Jumat.
Yassierli menjelaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk kunjungan ke Kantor Pusat Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program magang berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi peserta.
Dari hasil peninjauan, sejumlah 125 peserta mengikuti Program Magang Nasional di PTPN, dengan 28 di antaranya ditempatkan di kantor pusat. Yassierli berkesempatan berdialog dengan peserta dan mendapati bahwa mereka sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. PTPN menyediakan berbagai fasilitas, termasuk pengembangan keterampilan teknis, soft skill, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Selain itu, pihak PTPN juga menyediakan sarana seperti ruang diskusi dan fasilitas olahraga untuk mendukung proses belajar. Seorang peserta, Iklima El Medina (23), yang magang di divisi komunikasi perusahaan, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dan merasa terbantu oleh pendampingan mentor selama sebulan terakhir.
Iklima menekankan bahwa program magang ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan profesional, serta membantu peserta belajar berinteraksi dengan berbagai pihak. Ia berharap pengalaman tersebut akan membantunya lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja di masa mendatang.