petropolisinc.org – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pencopotan pejabat akan dilakukan jika kinerja mereka tidak mencapai target dalam upaya swasembada pangan. Hal ini merupakan bentuk komitmen untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto demi kepentingan rakyat dan petani.
Amran mengungkapkan bahwa kebijakan ini murni untuk menegakkan disiplin di kalangan pejabat yang dianggap tidak menjalankan tugas dengan baik. Ia menyatakan bahwa pemerintah memiliki target utama untuk mencapai kemandirian pangan. “Kinerja yang tidak baik dan ketidakpatuhan akan mengakibatkan pencopotan,” tegasnya saat menghadiri acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dihadiri ribuan petani di Karawang, Jawa Barat.
Dalam konteks ini, Amran juga memberi contoh kolaborasi efektif dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Menurutnya, komunikasi yang intens dan pertemuan dini hari menjadi kunci dalam mencapai hasil maksimal bagi ketahanan pangan bangsa.
Ia menambahkan bahwa tekanan kerja yang tinggi dalam program swasembada sangat berperan dalam membentuk karakter dan ketegasan dalam pengambilan keputusan strategis. Amran mengingatkan pada jajaran Eselon I Kementerian Pertanian tentang pentingnya pencapaian target, dengan menyebutkan bahwa pernah terjadi pencopotan massal pejabat yang tidak dapat memenuhi tuntutan.
Menteri Amran menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi dan memastikan tercapainya swasembada pangan, sembari memberikan apresiasi atas dukungan anggaran pertanian yang mencapai Rp40 triliun tahun ini. Ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian nasional dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.