petropolisinc.org – Pemerintah Kota Jakarta Timur tetap melaksanakan kegiatan senam sehat bagi aparatur sipil negara (ASN) meskipun kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) telah diterapkan setiap hari Jumat. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyatakan bahwa meskipun WFH mulai diberlakukan pada hari tersebut, kegiatan rutin seperti senam tetap dilaksanakan untuk menjaga kebugaran dan kebersamaan ASN.
Menurut Munjirin, tidak semua ASN bekerja dari rumah; beberapa ASN dari tingkat kecamatan, kelurahan, dan pejabat kota termasuk dalam kategori yang dikecualikan dari kebijakan tersebut. Kegiatan senam ini diikuti oleh ASN yang tetap hadir di kantor, termasuk mereka yang berasal dari Suku Dinas, yang melaksanakan tugas seperti biasa.
Senam sehat yang berlangsung di Kantor Walikota Jakarta Timur ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar ASN lintas unit dan menjaga semangat kerja di tengah penerapan sistem kerja fleksibel. Momen tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan bagi ASN untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya menindaklanjuti aduan masyarakat.
Munjirin menegaskan pentingnya respon ASN terhadap aduan masyarakat, mengingat setiap aduan harus ditindaklanjuti secara nyata. Kegiatan ini menghadirkan ratusan ASN yang berpartisipasi dalam senam dan peregangan otot dengan harapan untuk menjaga kesehatan mereka.
Pemerintah juga telah menerapkan kebijakan WFH bagi ASN sejak 1 April 2026, dengan evaluasi yang akan dilakukan setelah dua bulan. Selain ASN, imbauan WFH juga diberikan kepada sektor swasta, yang diatur melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan dengan mempertimbangkan karakteristik tiap sektor usaha.