petropolisinc.org – Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, mengidentifikasi tiga tantangan utama yang dihadapi daerah kepulauan ini, yaitu penyediaan air bersih, transportasi laut, dan ketahanan energi. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 yang berlangsung di Jakarta, Kamis, Fadjar menjelaskan bahwa meskipun Kepulauan Seribu memiliki potensi besar, ketiga masalah tersebut mendesak untuk diatasi.
Kebutuhan air bersih di Kepulauan Seribu sangat mendesak, karena kapasitas produksi saat ini tidak dapat memenuhi permintaan harian penduduk yang tinggi. Selain itu, sistem transportasi laut yang ada masih menghadapi keterbatasan dalam rute dan kualitas layanan. “Kita butuh konektivitas yang lebih modern dan terintegrasi antar pulau,” ujar Fadjar.
Dalam hal ketahanan energi, ia menyampaikan bahwa jaringan listrik yang ada kini hanya mengandalkan jalur tunggal dan rentan terhadap gangguan, sedangkan pasokan bahan bakar masih sangat bergantung pada pasokan dari darat. Menghadapi tantangan ini, beberapa inovasi direncanakan untuk tahun 2027. Melalui Musrenbang, Bupati mendorong usulan guna ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Usulan tersebut termasuk pembangunan sistem penyediaan air bersih di tiap pulau dengan konsep “One Island One System”. Selain itu, peningkatan layanan transportasi laut juga diusulkan melalui pembuatan rute berbentuk koridor dan penyusunan payung hukum yang sesuai. Untuk mendukung pengembangan energi, Fadjar mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk kapal.
Kepala Subanppeda Kepulauan Seribu, Achmad Ichsan Tasik, menambahkan bahwa dalam Musrenbang tersebut, total 118 usulan masyarakat telah diajukan, dengan 31 usulan untuk tahun 2026 dan 63 usulan untuk RKPD tahun 2027.