petropolisinc.org – Alwi Farhan, tunggal putra Indonesia, berhasil melanjutkan langkahnya ke semifinal Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, dalam pertandingan perempatfinal di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (23/1/2026) malam WIB. Meskipun meraih kemenangan dengan skor 22-20 dan 21-16, Alwi sempat mengalami teguran dari wasit terkait penerapan aturan 25 detik yang baru diterapkan dalam kompetisi ini.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Alwi mengungkapkan bahwa kecermatan wasit yang mengawasi jalannya laga cukup mengganggu konsentrasinya. Ia merasa, ada banyak teguran yang diberikan sebelum pertandingan dimulai yang tidak perlu. “Dari awal baru mau masuk lapangan juga sudah ada teguran-teguran yang saya rasa belum perlu diucapkan,” ujarnya.
Situasi tersebut menambah ketegangan dalam pertandingan, terutama saat Alwi mempertanyakan kondisi shuttlecock yang dianggapnya sudah tidak layak. Wasit mengingatkan, jika ia terus menunda, kartu mungkin akan dikenakan. Hal ini menjadi sorotan, karena Alwi, yang berusia 20 tahun, sempat terpancing emosinya oleh teguran tersebut. Namun, kehadiran pelatihnya, Indra Wijaya, berhasil membantu Alwi untuk tetap fokus dan mengendalikan emosi selama pertandingan.
Dengan hasil ini, Alwi Farhan berhak melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026, dan diharapkan dapat mempertahankan performa positifnya dalam pertandingan mendatang. Penegakan aturan yang ketat ini menimbulkan berbagai reaksi, namun tetap menjadi bagian penting dalam menjaga integritas kompetisi.